Category Archives: Berita & Artikel

Mengenal Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Versi Terbaru (2015)

PENGANTAR STANDAR

  • Di Indonesia, standar ini disusun oleh Komite Teknis 13.07 BSN
  • Telah disetujui di Jakarta 2 November 2015

ACUAN TERBITNYA STANDAR :

  • ISO 14004:2004
  • ISO 14031:1999
  • ISO 19011:2012
  • ISO 31000:2011
  • ISO 50001:2012

SNI/ISO 14001:2004 dinyatakan TIDAK BERLAKU

Dokumen rujukan resmi ISO 14001:2015 (E) berbahasa Inggris dan  dokumen lain yang menyertai

0.1 Latar Belakang

Penyusunan standar telah mempertimbangkan :

  • Isu Pembangunan Berkelanjutan (memadukan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan)
  • Harapan untuk dapat memenuhi :
  1. Makin ketatnya regulasi
  2. Meningkatnya tekanan akibat pencemaran
  3. Inefisiensi penggunaan sumber daya
  4. Pengelolaan limbah tidak benar
  5. Perubahan iklim
  6. Degradasi ekosistem
  7. Hilangnya keanekaragamanhayati

0.2 Tujuan

Tujuan pengembangan Standar Sistem Manajemen Lingungan (SML) ini :

  • Memberi kerangka bagi organisasi untuk melindungi lingkungan
  • Tanggap terhadap kondisi lingkungan yang berubah
  • Melindungi lingkungan dari dampak yang merugikan
  • Mencegah potensi dampak dari lingkungan terhadap organisasi
  • Membantu memenuhi kewajiban regulasi
  • Meningkatkan kinerja lingkungan
  • Mengendalikan seluruh daur hidup (life cycle) dari produk dan jasa yang berakibat negatif bagi lingkungan
  • Meraih keuntungan finansial dan operasional serta peningkatan posisi tawar di pasar
  • Alat komunikasi kepada para pihak

Standar ini tidak bermaksud mengubah atau menambah kewajiban legalitas (hukum)

0.3 Faktor Sukses

  • Sangat bergantung komitmen seluruh pihak dalam organisasi
  • Strategi penerapan yang tepat
  • Integrasi dengan seluruh proses dalam organisasi
  • Kemampuan berkomunikasi dengan para pihak terkait implementasi yang telah dilakukan
  • Penerapan standar ini tidak menjamin tercapainya hasil
  • Penerapan dapat berbeda cara dalam organisasi yang berbeda

0.4 Model PDCA (Plan – Do – Check – Action)

PLAN : menetapkan tujuan dan proses yang diperlukan sesuai dengan kebijakan organisasi

DO : implementasi proses yang telah direncanakan

CHECK : Memantau dan mengukur proses termasuk  komitmen, tujuan, kriteria operasi dan hasil

ACTION : mengambil tindakan untuk peningkatan

PDCA ISO 14001 2015

Untuk mengenal lebih dekat ikuti seminar mini : “Mengenal Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Versi Terbaru (2015)”

Sabtu, 17 Maret 2017, Pukul 09.00 – 11.00 WIB di ACROPOLIS CO-WORKING & VIRTUAL OFFICE Komplek Acropolis Karadenan KY-01 Cibinong Bogor,

Bersama Gunawan Ismail (Trainer & Konsultan Lingkungan).

FREE of CHARGE …… Tempat sangat terbatas !!! hanya untuk Staf ISO atau Lingkungan Perusahaan di Kota atau Kabupaten Bogor dan Mahasiswa Jurusan Lingkungan (Ilmu, Teknik maupun Manajemen) Semester Akhir.

Cara daftar : Ketik di WA : #NAMA – NAMA PERUSAHAAN/UNIVERSITAs# kirim ke 08128791563/085217920759/ 082298858878 (lampirkan foto Kartu Pegawai atau KTM yang masih berlaku). Penentuan peserta terpilih otoritas mutlak penyelenggara.

Multidaya Sabtu ISO 14001 17 Maret 2018

Merencanakan Sebuah TPA Sampah yang Tepat

Pertengahan bulan April 2017 ini Tim FCG Consulting berkesempatan untuk melakukan observasi atau studi kegiatan pengelolaan sampah di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Galuga yang terletak di bagian barat wilayah Kabupaten Bogor tepatnya di Galuga, Cibungbulang Kecamatan Leuwiliang.

Melihat gambaran yang terlihat secara langsung di lapangan, tim memandang kegiatan pengelolaan sampah di TPA Galuga khususnya yang ditangani oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor belum sepenuhnya memenuhi persayaratan teknis sebagaimana diatur dalam Permen PU Nomor 3 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Prasaranan dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Continue reading Merencanakan Sebuah TPA Sampah yang Tepat

TEMU WICARA DAN DEMO KETERAMPILAN DAUR ULANG SAMPAH

LatarBelakang

  • Tidak dapat  dipungkiri, kerusakan dan pencemaran lingkungan  yang terjadi adalah akibat kesalahan perilaku manusia.
    Permasalahan lingkungan hidup merupakan masalah seluruh umat manusia / seluruh bangsa  di  dunia, dimana seluruhnya mempunyai hak dan kewajiban  yang  sama terhadap lingkungan hidup yang baik dan sehat.
  • Sebagai wujud konkrit, Bank Sampah ” BDS “ Acropolis Karadenan Cibinong merasa perlu memulai gerakan kemasyarakatan untuk meningkatkan kepedulian tersebut dalam berbagai bentuk kegiatan meskipun masih dalam lingkup yang terbatas.
  • Dalam kegiatan ini tim FCG Consulting bertindak sebagai fasilitator.

Continue reading TEMU WICARA DAN DEMO KETERAMPILAN DAUR ULANG SAMPAH

Pemantau Independen Kehutanan

Pada tanggal 15 November 2016, Indonesia dapat dipastikan dapat memulai penerapan skema Lisensi FLEGT, dimana tidak ada keberatan untuk pelaksanaannya dari pihak Uni Eropa.

Melalui Lisensi FLEGT kedua belah pihak dapat memulai skema perdagangan kayu legal untuk mengurangi pembalakan liar dan meningkatkan perdagangan kayu legal. Kredibilitas SVLK sebagai sebuah system jaminan legalitas kayu sangat bergantung bagaimana tercapainya akuntabilitas dan kredebilitas system itu sendiri.

Pemantau Independen menjadi salah satu kekuatan utama SVLK dalam memastikan kredebilitas dan akuntabilitas SVLK dengan melakukan pemantauan. Namun dalam pelaksanaan pemantauan banyak kendala dan tantangan yang dihadapi.

Pengenalan SVLK dan Pemantauan Independen Kepada khalayak dirasa penting untuk dilakukan. Oleh karena itu, menyikapi hal tersebut diatas jaringan pemantau Independen Kehutanan (JPIK) bersama EoF, FWI, AURIGA, APIKS, YCHI, dan ICEL membahas tentang pemantau independen dengan dukungan dari Multistakeholder Forestry Programme 3 dalam Seminar dan Eksibisi Pemantau Independen Kehutanan yang telah diselenggarakan pada tanggal 30 s.d 31 Agustus 2016 di Auditorium Manggala Wanabakti.

Jenis Rencana Kegiatan Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup

Jenis Rencana Kegiatan   Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup

Menurut Pasal 22 Undang-undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) Nomor 32 Tahun 2009 ayat (1)  Setiap usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki amdal. Kemudian dalam Pasal 24 UUPPLH dokumen amdal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 merupakan dasar penetapan keputusan kelayakan lingkungan hidup.

Pasal 23 Ayat (2) UUPPLH menyatakan ketentuan lebih lanjut mengenai jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan amdal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan Menteri. Secara rinci kemudian diatur di dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup (PerMenLH) No. 05 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.

Adapun keseluruhan instrumen Pencegahan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup (UU 32/2009) digambar dalam skema sebegai berikut :

Slide1

Menurut UUPLH 32 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (PP)Nomor  27 Tahun 2012, analisis mengenai dampak lingkungan hidup, yang selanjutnya disebut Amdal, adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Continue reading Jenis Rencana Kegiatan Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup