PEMAHAMAN COC (SERI-3) : SUMBER DARI HUTAN BERSERTIFIKAT DAN TIDAK BERSERTIFIKAT

Secara umum dapat dikatakan sebuah produk bersertifikat COC berasal dari hutan bersertifikat SFM. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Bergantung pada sistem mana yang dirujuk.
Kembali pada rujukan utama tulisan ini, yaitu standar COC dari FSC dan PEFC, kita dapat menemukan berbagai variasi yang dapat menjadi sumber asal bahan baku produk bersertifikat.

Ilustrasi diatas menunjukkan ada berbagai kemungkinan kombinasi sumber bahan baku kayu. Alternatif pertama, seluruh bahan baku berasal dari hutan SFM. Alternatif kedua, sebagian berasal dari hutan SFM dan selebihnya dari sumber yang tidak bersertifikat SFM namun diakui memenuhi syarat untuk dicampurkan (mixed) dengan bahan dari hutan bersertifikat. Percampuran itu sendiri dapat terjadi di awal produksi di area manufaktur atau di proses-proses pengaturan atau pengolahan berikutnya.

Berbagai kombinasi tersebut diijinkan sepanjang memenuhi persyaratan standar yang diacu. Lebih lanjut topik tentang metode percampuran ini akan dibahas secara khusus pada saat membahas metode pengendalian COC sebagaimana diatur dalam persyaratan COC dari standar yang diacu pada saat sebuah bahan mendapat perlakukan tertentu di sebuah aliran proses produksi .
Berdasarkan pemahaman tersebut, ditarik pemahaman bahwa sebuah produk bersertifikat dapat berasal dari sumber bersertifikat dan tidak bersertifikat dengan syarat-syarat tertentu baik dalam status asal usul maupun metode dan kuantitas produksinya.

Menarik untuk dipahami status bahan baku yang berasal dari hutan tidak bersertifikat. FSC maupun PEFC memberi kriteria khsusus untuk sumber kayu seperti ini. FSC menggunakan istilah sumber dari kayu terkendali (controlled wood) sementara PEFC memperkenalkan istilah kayu dari sumber tidak kontroversial (non controversial sources). FSC secara khusus menerbitkan standar yang mengatur sertifikasi sumber bahan seperti ini sehingga dikenal mekanisme sertifikasi sumber hutan FSC controlled wood. Sumber yang tidak memenuhi syarat-syarat ini tidak dapat dijadikan pencampur untuk menjadi bagian produk bersertifikat COC.

Mekanisme untuk melakukan penilaian agar suatu bahan dan sumber memenuhi syarat untuk diakui menjadi bahan pencampur ini diatur secara khusus baik oleh FSC maupun PEFC. Kedua lembaga memperkenal sebuah istilah untuk proses penilaiannya yaitu Due Dilligence System (DDS). Mekanisme ini tidak sederhana, perlu pemahaman detail dan keahlian khusus. DDS ini akan dibahas secara khusus pada tulisan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *