ispo

PELATIHAN Pemahaman dan Interpretasi Prinsip dan Kriteria ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil)

PENGANTAR

Pelaku industri sawit nasional segera dihadapkan pada tantangan untuk menerapan  Indonesian sustainable palm Oil (ISPO) yang berfungsi sebagai standar berproduksi yang baik. Itu dilakukan untuk makin memperkokoh posisi idonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia yang diberlakukan dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 11 tahun 2015. Melalui Permentan ini maka seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia wajib memiliki sertifikat ISPO. Penerapan ISPO merupakan kewajiban (mandatory) yang harus dijalankan oleh perusahaan perkebunan dan petani sawit

Implementasi ISPO dalam jangka panjang memliki nilai strategis, yang diantaranya untuk mengurangi ketergantungan pada standar sawit lain yang dinilai merugikan pengembangan perkelapasawitan nasional.
Sistem ISPO merupakan rangkuman beberapa produk hukum terkait dengan penyelenggaraan industri minyak sawit, seperti UU tentang prkebunan, UU tentang kehutanan , UU tentang tenaga kerja, dan UU tentang lingkungan hidup.

Penerapannya bertujuaan untuk meningkatkan kepedulian produksi kelapa sawit berkelanjutan, menjaga komitmen pelestarian sumber daya alam dan lingkungan, dan menaikkan tingkat kompetisi minyak kelapa sawit.
Diharapkan ISPO dapat berperan nyata dalam mening-katkan kinerja, daya saing , dan keberlanjutan komoditas sawit  Indonsia dipentas dunia. Sertifikat ISPO ditargetkan menadi Marketing leverage sawit nasional
Untuk menyongsong penerapan ISPO tersebut penting sekali bagi perusahaan perkebunan untuk memahami prinsip dan kriteria ISPO.

TUJUAN
Tujuan pelatihan adalah sebagai berikut :
1. Memahami perkembangan lahirnya ISPO serta Prinsip dan Kriteria-nya
2. Mampu memahami dan menginterpretasikan elemen-elemen persyaratan ISPO
3. Memahami aspek peraturan dan perijinan terkait kegiatan perkebunan kelapa sawit
4. Memahami kegiatan pengeloaan area konservasi khususnya lahan gambut

MATERI PELATIHAN
1. Antara RSPO dan ISPO
2. Interpretasi Prinsip dan Kriteria ISPO
3. Legalitas Pengelolaan Usaha Perkebunan di Indonesia
4. Sistem Dokumentasi Dalam ISPO.
5. Sistem Dokumentasi ISPO.

METODE,WAKTU, dan INVESTASI

  • Materi disampaikan menggunakan kombinasi metode ceramah, diskusi,  studi kasus dan problem solving.
  • Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan dan hasil pelatihan, peserta maksimal 20 (dua puluh) orang.
  • Pelatihan akan dilaksanakan dalam waktu 2(dua) hari, pukul 09.00 –  17.00 WIB.
  • Waktu pelaksanaan sesuai jadwal yang telah dipublikasikan.
  • Jadwal rinci pelatihan akan diberikan jika diminta
  • Fasilitas : Training Kit (tas, dan alat tulis), Materi Pelatihan dan Sertifikat
  • Tentative Lokasi Public Training (PBT) di Hotel Wilayah Bogor
  • Biaya ditransfer paling lambat 1 (satu) Minggu sebelum kegiatan dilaksanakan ke rekening :

No. 129.000.217.3504 Bank Mandiri Depok
a/n PT Focus Consulting Group

  • Untuk permintaan Inhouse Training (IHT) waktu dan biaya investasi disesuaikan dengan spesifikasi kegiatan yang di sepakati

INFORMASI
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Telp: 021-29077736 Fax: 021-29077738 ,  SMS : 08128791563
Email : fcgconsulting@yahoo.com