SAMSUNG CAMERA PICTURES

KONSULTANSI Pendampingan Penerapan RSPO

PENDAHULUAN
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)  merupakan sebuah wadah bagi berbagai pihak yang berkepentingan (multistakeholders) yang bertujuan mempromosikan cara produksi, pengadaan dan penggunaan minyak sawit berkelanjutan (sustainable palm oil – SPO).  RSPO memberikan lingkungan dimana penghasil minyak sawit (producers), pedagang (traders), pengolah (processors), pengusaha barang konsumsi (consumer goods manufacturers), pedagang eceran (retailers), bank, dan LSM Lingkungan dan Sosial dapat mendiskusikan dengan kedudukan sederajat cara berproduksi dan penggunaan minyak sawit berkelanjutan.
RSPO telah mendefinisikan cara berproduksi minyak sawit yang berkelanjutan adalah bila cara berproduksi tersebut memenuhi prinsip dan kriteria yang dikenal sebagai RSPO Principles and Criteria for Sustainable Palm Oil Production (RSPO-P&C). RSPO-P&C tersebut bersifat generik oleh sebab itu setiap negara penghasil minyak sawit harus menyesuaikan prinsip dan kriteria ini dengan undang-undang, peraturan, regulasi dan norma-norma yang berlaku di negara bersangkutan.

Indonesia melalui Indonesian National Interpretation Working Group (RSPO INA-NIWG) telah menghasilkan Interpretasi Nasional Prinsip dan Kriteria untuk Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan yang akan  menjadi acuan perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam menerapkan prinsip pengelolaan yang ramah lingkungan dan menjadi dasar sertifikasi minyak sawit di Indonesia.
Perusahaan kelapa sawit memiliki peluang untuk disertifikasi berdasarkan prinsip dan kriteria tersebut serta mengakui (klaim) hasil-hasil produksinya sebagai Certified Sustainable Palm Oil (CSPO).  Pengakuan tersebut didasarkan atas kemampuan memenuhi seluruh persyaratan (comply) RSPO-P&C yang ditunjukkan dengan peraihan sertifikat RSPO.

LAYANAN PROGRAM
1. Penyiapan RSPO melalui Pendekatan Sistem Manajemen
Produk standar sistem manajemen sudah banyak diakui dan diterapkan banyak organisasi/perusahaan. Brand ISO 9001, ISO 14001, SMK3/OHSAS, HACCP dan lain-lain adalah diantaranya yang paling populer.

Sebuah sistem manajemen umumnya bersifat dinamis dan generik, dalam arti dapat diterapkan pada berbagai bentuk, jenis (selama relevan) dan ukuran organisasi.
Penerapan prinsip-prinsip sistem manajemen dapat memberikan arah tercapainya kinerja organisasi sesuai persyaratan RSPO karena mempertimbangkan beberapa hal yang esensial dalam persyaratan pengelolaan produk minyak kelapa sawit lestari, mulai dari aspek perencanaan  hingga  praktek pengelolaan sehari-hari.

“Sebuah sistem manajemen  membangun  proses manajemen yang  lebih baik, terarah, sistematik dan  berkelanjutan dengan menganut kaidah Plan, Do, Check and Action”.

Proses manajemen yang dibangun dalam RSPO melalui pendekatan sistem manajemen akan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

  • Prinsip-prinsip RSPO, seperti: kelestarian produksi, kelestarian ekologis/lingkungan dan kelestarian sosial  harus menjadi dasar pertimbangan utama dalam pembangunan sistem manajemen menuju pengusahaan perkebunan dan industri minyak sawit berkelanjutan.
  • Komitmen untuk taat pada peraturan, pelaksanaan peraturan dan pengelolaan kebun yang benar (good agricultural  practices /GAP) yang ada.
  • Komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continual improvement).
  • Adanya perencanaan (planning), yang dituangkan dalam tujuan, sasaran dan program manajemen untuk mencapai kinerja sesuai persyaratan RSPO yang spesifik, terarah dan sistematis serta konsisten.
  • Sistem dokumentasi (documentation system) yang menyeluruh dari seluruh aktivitas operasional kebun sawit yang disyaratkan RSPO.
  • Dokumentasi  dapat meliputi manual, prosedur dan instruksi kerja (standard operating procedure), rekaman (records), dan bentuk dokumentasi lainnya yang diperlukan. Proses pemeriksaan (checking) dan tindakan perbaikan (corective action)  melalui pengukuran dan pemantauan, audit internal dan pelaksanaan tindakan perbaikan terhadap ketidaksesuaian yang ditemukan dari seluruh aktivitas  pengelolaan
  • Proses tinjauan manajemen (management review) oleh manajemen puncak (direksi) untuk meninjau implementasi dari komitmen manajemen dalam pengelolaan kebun dan industri serta hasil-hasil kinerja pengelolan yang diperoleh dari perangkat (tools) yang telah disiapkan dikaitkan dengan persyaratan RSPO dalam rangka untuk melakukan perbaikan berkelanjutan untuk mencapai derajat kebun sawit yang lestari (sustainable atau well managed).

Pendekatan sistem manajemen ini dapat dilakukan terintegrasi baik untuk tujuan sertifikasi sistem manajemen maupun sekedar sebagai pendekatan atau alat bantu semata.

2. Bentuk Layanan Program
Untuk membantu para pengusaha perkebunan atau penghasil minyak sawit (producers/growers) yang berkepentingan terhadap pencapaian kinerja pengelolaan kebun sawit dan industri minyak sawit yang berkelanjutan, FCG Consulting menyediakan pilihan layanan program konsultansi, yaitu :

Scoping Visit (Evaluasi Kinerja)
Disediakan bagi perusahaan yang ingin mendapatkan informasi mengenai kondisi awal kinerja perkebunannya terhadap pemenuhan prinsip dan kriteria sesuai dengan Interpretasi Nasional (NI), Prinsip dan Kriteria Untuk Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan,  Republik Indonesia (RI).
dan
Consultancy Stage (Pencapaian Kinerja)
Disediakan bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ingin mendapatkan pengakuan berupa sertifikasi RSPO sesuai NI Prinsip dan Kriteria Untuk Minyak Sawit Berkelanjutan, RI melalui program bantuan konsultansi.

Dalam layanan konsultansi ini FCG consulting dapat bertindak sebagai :

  • Pelatih/instruktur
  • Fasilitator
  • Pengarah
  • Mediator
  • Partnership dengan Tim Internal
  • Trial assessor

secara kelseluruhan memberi dukungan yang kuat agar implementasi dapat berjalan sukses.

Seperti umum implementasi sistem yang dikelola oleh FCG Consulting, metode konsultansi secara garis besar akan berbentuk :

  • Pelatihan
  • Diskusi
  • Pemeriksaan Lapangan
  • Asistensi
  • Bimbingan teknis
  • Audit
  • Rekomendasi

INFORMASI
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Telp/Fax : 021-29077736/38,  SMS : 08128791563
Email : fcgconsulting@yahoo.com